Bekas jerawat bopeng sering menjadi masalah lanjutan setelah jerawat sembuh. Berbeda dengan noda hitam yang bisa memudar, bopeng terbentuk karena kerusakan struktur kulit di lapisan lebih dalam. Inilah sebabnya bekas jerawat bopeng tidak bisa diatasi hanya dengan skincare dan membutuhkan penanganan medis yang tepat.
Jenis-Jenis Bekas Jerawat Bopeng
Secara medis, bopeng dibagi menjadi beberapa jenis, seperti ice pick scar (bopeng sempit dan dalam), boxcar scar (cekungan dengan tepi tegas), dan rolling scar (permukaan kulit bergelombang). Setiap jenis scar memiliki kedalaman dan karakteristik yang berbeda, sehingga tidak semua treatment cocok untuk semua kondisi.
Opsi Medis untuk Mengatasi Bopeng
Penanganan bopeng bertujuan untuk merangsang pembentukan kolagen baru dan memperbaiki struktur kulit. Beberapa opsi medis yang sering digunakan antara lain subsisi, microneedling/dermapen, laser (seperti Pico atau fractional laser), serta skin booster atau PRP sebagai terapi pendukung. Kombinasi beberapa treatment sering kali dibutuhkan untuk hasil yang lebih optimal, tergantung jenis dan tingkat keparahan scar.
#CantikLebihLama Bersama Reglow Clinic
Diskon hingga 50% untuk kembalikan cantikmu dengan treatment yang disesuaikan untuk segala kondisi kulit Anda
Ekspektasi yang Perlu Dipahami
Perbaikan bekas jerawat bopeng bersifat bertahap dan tidak instan. Hasilnya berupa perbaikan tekstur dan kedalaman scar, bukan menghilangkan bopeng 100%. Dibutuhkan beberapa sesi treatment dengan jeda waktu tertentu agar kolagen terbentuk secara maksimal. Dengan ekspektasi yang realistis dan rencana perawatan yang tepat, hasil yang signifikan dan aman dapat dicapai.
Kunci keberhasilan penanganan bopeng adalah diagnosis yang tepat, pemilihan treatment yang sesuai, serta konsistensi dalam menjalani perawatan.
#CantikLebihLama Bersama Reglow Clinic
Diskon hingga 50% untuk kembalikan cantikmu dengan treatment yang disesuaikan untuk segala kondisi kulit Anda